Postingan

FKPA KABUPATEN SIGI GELAR RAPAT KOORDINASI, PERKUAT KELEMBAGAAN DAN SATUKAN PERSEPSI PEMANGKU ADAT

Gambar
  SIGI, 30 Oktober 2026 – Forum Kerukunan Pemangku Adat (FKPA) Kabupaten Sigi menggelar rapat koordinasi pada Jumat (30/10/2026), bertempat di Baruga Desa Kaleke. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kelembagaan, menyatukan persepsi, serta merumuskan arah program kerja FKPA Kabupaten Sigi ke depan. Rapat berlangsung dalam suasana kekeluargaan, terbuka, dan penuh semangat kebersamaan. Sejumlah pandangan, masukan, pertanyaan, serta usulan disampaikan peserta sebagai bagian dari upaya membangun organisasi yang lebih terarah, produktif, dan mampu mengakomodasi keberagaman komunitas adat di Kabupaten Sigi. Ketua FKPA Kabupaten Sigi, Drs. H. Aries Singi, M.Si., bersama jajaran pengurus dan peserta rapat membahas berbagai persoalan strategis, mulai dari penguatan struktur organisasi, keanggotaan, kesekretariatan, hubungan antarlembaga adat, hingga persiapan pengukuhan kepengurusan. Proses Pembahasan dan Dinamika Rapat Dalam pembahasan mengenai penyusunan kepengurusan, di...

Tragedi Laut Paling Kocak: Ketika Kapten Salah Membaca Kompas!

Gambar
Cerita Komedi Satire Kehidupan Desa PROLOG: AWAL MULA SEBUAH TRAGEDI Konon, dahulu kala ada sebuah kapal legendaris bernama Van der Wijck yang tenggelam di lautan. Kisahnya dikenang sebagai tragedi besar dalam sejarah pelayaran. Namun, di sebuah desa yang jauh dari pelabuhan, muncul sebuah versi baru yang tidak kalah menggemparkan. Kapalnya sama-sama bernama Van der Wijck, tetapi kaptennya berbeda. Kalau kapal aslinya berlayar di lautan, kapal yang satu ini berlayar di atas jalan berbatu, melewati halaman rumah, dan sesekali berhenti karena kehabisan tenaga dorong. Inilah kisah Kapten Shad dan awak kapal paling nekat sepanjang sejarah desa. BAB 1: KAPTEN SHAD DAN MISI PENYELAMATAN DUNIA Pagi itu, Kapten Shad tampil gagah dengan seragam oranye, topi hitam, dan kacamata hitam. Masker hitamnya menggantung di dagu. Ia berdiri dengan penuh wibawa. "Seluruh awak kapal, berkumpul!" Dua orang gadis berjilbab langsung mendekat. Salah satunya mengangkat dua jari membentuk tanda perdama...

GITAR SAPU LIDI: KONSER JALANAN PALING BERBAHAYA

Gambar
Cerita Humor Kehidupan Desa Bab 1. Ketika Sapu Lidi Berubah Menjadi Gitar Pagi itu, suasana sebuah desa tampak seperti biasanya. Udara masih sejuk, jalanan belum terlalu ramai, dan warga mulai sibuk dengan aktivitas masing-masing. Namun, ada pemandangan yang sedikit berbeda. Lima orang berkumpul di pinggir jalan. Mereka tampak serius, seolah sedang mempersiapkan sebuah pertunjukan besar. Ada yang mengenakan rompi lapangan, ada yang memakai seragam olahraga, dan ada pula yang berdiri dengan gaya seorang manajer artis. Di tangan seorang ibu, terlihat benda panjang berwarna merah yang sekilas menyerupai gitar. Tetapi setelah diperhatikan lebih dekat, ternyata benda itu adalah sapu lidi yang dimodifikasi secara sederhana. "Ini gitar atau alat kebersihan?" tanya salah seorang pemuda. "Jangan meremehkan! Ini gitar akustik generasi terbaru," jawab sang ibu dengan penuh percaya diri. "Memangnya bisa berbunyi?" "Bisa! Kalau tidak berbunyi, berarti kamu belum p...

FKPA Kabupaten Sigi Audiensi dengan Ketua FKPA Provinsi, Bahas Pelantikan dan Pembentukan Pengurus Tingkat Kecamatan

Gambar
  KEKEKE, 22 Oktober 2026 - Forum Kerukunan Pemangku Adat (FKPA) Kabupaten Sigi yang dipimpin oleh Drs. H. Aries Singi, M.Si., melaksanakan audiensi terbatas dengan Ketua FKPA Provinsi, Drs. KH. Husen Habibu, M.H.I., di Kekeke, Kamis (22/10/2026). Audiensi tersebut membahas sejumlah langkah strategis untuk memperkuat kelembagaan FKPA Kabupaten Sigi serta mempersiapkan agenda organisasi ke depan, khususnya pelantikan pengurus dan pembentukan kepengurusan FKPA di tingkat kecamatan. Dalam audiensi tersebut, terdapat tiga poin utama yang menjadi perhatian bersama. Pertama, percepatan penyampaian Surat Keputusan (SK) kepengurusan FKPA Kabupaten Sigi kepada seluruh pengurus sebagai dasar administrasi dan pelaksanaan tugas organisasi. Kedua, pelaksanaan rapat pengurus FKPA Kabupaten Sigi untuk mematangkan persiapan pelantikan yang direncanakan berlangsung pada November 2026. Rapat tersebut diharapkan dapat membahas berbagai kebutuhan teknis dan administratif agar pelantikan berjalan terti...

KALENTUVU: Kosmologi Pohon Surgawi dan Simbol Kehidupan dalam Tradisi Lisan Dolo, Tanah Kaili

Gambar
Kosmologi Pohon Surgawi dan Simbol Kehidupan dalam Tradisi Lisan Dolo, Tanah Kaili Oleh: SADRI Abstrak KALENTUVU merupakan pengetahuan tradisi lisan yang menurut penuturan yang diterima penulis diwariskan oleh para tetua di wilayah Dolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Konsep ini dijelaskan melalui pemaknaan Kale sebagai akar dan Ntuvu sebagai hidup, serta gambaran satu Pohon Surgawi yang memiliki keterkaitan dengan roh dan kehidupan manusia. Pohon tersebut digambarkan sangat besar, berdaun yang tidak pernah rontok, berkulit batang yang tidak pernah terkelupas, dan berdahan menyerupai zamrud. Dalam cerita yang dituturkan, setiap manusia memiliki daun tersendiri, sedangkan gugurnya daun menjadi tanda kematian manusia yang telah ditentukan oleh Allah SWT. Artikel ini menyajikan rekonstruksi awal KALENTUVU sebagai pengetahuan budaya yang berpotensi dikaji melalui pendekatan tradisi lisan, kosmologi budaya, dan etnopedagogi. Karena belum didukung wawancara terdokumentasi maupun penelitian...

Kaleke dan Datu Pamusu: Menelusuri Jejak Terakhir Kerajaan Dolo serta Silsilah Bangsawan Dolo–Tatanga

Gambar
  Kaleke, Sigi — Nama Kaleke memiliki tempat penting dalam perjalanan sejarah Kerajaan Dolo. Desa yang kini berada di Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, ini menyimpan jejak pemerintahan, perjuangan, serta silsilah keluarga bangsawan yang masih dikenang hingga sekarang. Salah satu tokoh utama dalam sejarah tersebut adalah Datu Pamusu, yang dikenal sebagai Magau Dolo. Sejumlah sumber sejarah mencatat Datu Pamusu sebagai raja Dolo pada periode akhir pemerintahan tradisional Dolo. Kajian sejarah juga mengaitkan perjalanan hidupnya dengan perjuangan menghadapi pemerintahan kolonial Belanda.  Kaleke dan jejak Datu Pamusu Kaleke bukan sekadar nama tempat dalam peta sejarah Dolo. Sebuah tulisan yang terbit pada 2026 melaporkan keberadaan lontarak berbahasa Kaili yang memuat silsilah kerajaan di Lembah Palu, termasuk Dolo, Tawaeli dan Kaleke, dan naskah tersebut disebut masih disimpan oleh kerabat Datu Pamusu di Kaleke.  Jejak Datu Pamusu di Kaleke juga muncul dalam berbagai kisah se...

Forum Kerukunan Pemangku Adat Kabupaten Sigi

Gambar
Forum Kerukunan Pemangku Adat Kabupaten Sigi (FKPA Kabupaten Sigi) merupakan wadah silaturahmi, komunikasi, dan kebersamaan para pemangku adat dalam menjaga, mengembangkan, serta melestarikan nilai-nilai adat dan budaya di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Kabupaten Sigi merupakan wilayah yang memiliki keragaman suku, komunitas adat, bahasa, tradisi, dan kearifan lokal . Suku Kaili dan Suku Kulawi merupakan kelompok masyarakat adat yang memiliki akar sejarah dan kebudayaan kuat di wilayah Sigi. Di samping itu, terdapat pula komunitas masyarakat dari kawasan pegunungan dan wilayah perbatasan, termasuk komunitas To Bada, Rampi, dan Seko , serta masyarakat dari berbagai suku Nusantara yang telah hidup dan berkembang bersama masyarakat setempat. Keberagaman tersebut juga terlihat pada komunitas Jawa, Sunda, Bali, Bugis, Makassar, Toraja , dan kelompok masyarakat lainnya yang telah menjadi bagian dari dinamika sosial Kabupaten Sigi. Kehadiran berbagai komunitas ini membentuk kehidupan ma...